Di bumi indonesia memang masih kental dengan mistis.
Banyak beberapa benda pusaka peninggalan nenek moyang kita baik disimpan di museum, kolektor, ahli supranatural dsb.
Untuk dapatkan benda bertuah yang miliki faedah serta nilai tinggi pasti tidak simpel.
Butuh ritual, tirakat, dan riyadhoh spesial dalam dapatkan beberapa benda bertuah yang sakti serta berkekuatan di dalamnya.
Lalu benda bertuah apakah saja yang banyak diincar oleh orang kita?
Tersebut 7 benda pusaka bertuah yang paling sakti serta banyak dicari oleh beberapa pemburu beberapa benda yang miliki kekuatan spesial di dalamnya :
1. Batu Mustika
Batu mustika satu diantara tipe benda bertuah yang terbanyak dicari oleh pemburu beberapa benda pusaka.
Bentuk dari batu mustika ini seperti batu akik yang terjadi dengan alami, bukan bikinan manusia.
Kegunaanya batu ini dapat digunakan jadi pemancar aura kewibawaan, pengasihan, penarik musuh tipe dan seterusnya seperti yang ada di BATU MUSTIKA PUTER GILING.
2. Batu Merah Delima
Benda bertuah tipe ini termasuk benda pusaka yang benar-benar bertuah.
Peranan faedah batu merah delima yaitu untuk kekuatan.
Merah delima diketahui jadi pusaka kebal senjata tajam serta anti santet, ciri fisiknya berwujud batu seukuran biji kacang hijau serta berwarna merah delima.
Kian kecil ukuran batunya kian kuat kekuatannya.
3. Kol Buntet
Anda pastinya tahu pada umumnya kol atau semacam hewan melata semacam keong yang banyak diketemukan di kolam, parit, sawah serta dapat di santap untuk jadikan lauk pauk.
Kol buntet ini miliki persamaan bentuk dengan cangkang kol, hanya perbedaannya rongga tempat hewan kol itu buntet (buntu) atau padat sepintas seperti fosil kol yang udah lama terpendam sudah lama.
Benda ini bertuah ini beryoni tinggi yang miliki kelebihan tertentu, ialah kebal pada benda tajam apa pun termasuk juga silet.
4. Pring Petuk & Bambu Cabang
Pring petuk atau bambu petuk sebagai kata jawa yang dapat disimpulkan batang bambu yang ke-2 ruasnya sama-sama bertemu, lantaran dalam situasi normal ruas batang bambu menghadap satu arah keatas.
Benda ini termasuk benda paling diburu oleh beberapa pemburu benda bertuah.
Menyaksikan mempunyai bentuk yang benar-benar unik, miliki tuah faedah yang tinggi di dalamnya.
Benda ini banyak dicari yang kegunaannya untuk pelaris dagangan.
Sedang bambu cabang mempunyai segi kelebihan serta banyak diincar oleh kolektor benda bertuah.
Lantaran benda bertuah ini memang mempunyai sejumlah manfaat di dalamnya, seperti : penglarisan, kelancaran usaha, dan media untuk jadi cepat kaya serta lebih kaya.
5. Keris Naga Sosro
Benda bertuah yang banyak dibiarkan oleh nenek moyang kita dahulu yaitu keris.
Tapi, banyak tipe keris yang miliki nama, serta peranan semasing.
Katakanlah Keris Naga Sosro contohnya. keris ini berwujud keris berupa luk (liuk-liuk) atau belok 13, serta ada banyak tipe lainnya.
Ditengahnya keris itu ada ukiran naga yang muncul.
Ukiran berupa naga itu terbuat berbahan emas murni serta meliuk-liuk ikuti luk keris dari pangkal bawah hingga ujung keris.
Kebanyakan keris ini banyak di buru oleh beberapa petinggi yang miliki posisi tinggi, lantaran keris ini dipercayai dapat meningkatkan kewibawaan, anti santet serta untuk pagar rumah dari bahaya kejahatan seperti pencurian atau perampokan.
6. Wesi Kuning
Wesi ialah besi yang diambil dari bahasa jawa.
Wesi Kuning atau Besi Kuning memang salah satunya tipe benda bertuah atau beryoni tinggi.
Keistimewaaan dari besi kuning ini biasa dimanfaatkan untuk kebal dari senjata tajam mana saja.
Mempunyai bentuk ada yang seperti kepompong berisi besi kuning sebesar jarum di dalamnya.
Juga ada yang seukuran paku kecil yang miliki warna kuning
7. Wesi Towo
Wesi towo datang dari bahasa jawa yang punya arti wesi (besi) towo (tawar).
Kelebihan benda bertuah ini bisa jadi penawar toksin.
Tidak sekedar toksin saja, namun minuman yang lain seperti kopi, teh manis akan berasa cemplang tanpa ada rasa apabila pada saat diminum, apabila yang minum menggenggam wesi towo ini.
Faedahnya tidak hanya menawar toksin Wesi Towo ini menghindari pemiliknya dari tekad jahat satu orang atau lawan.
